Sejarah petrus

Sejarah Misteri Penembak Misterius (Petrus) – Bag 3

Untitled-1

Operasi Pemberantasan Kejahatan(OPK) tidak hanya menyasar penjahat di Yogyakarta dan Semarang saja, namun juga berlangsung di Ibukota, Jakarta dan kota besar lainnya. Korban OPK di Jakarta dan kota besar lainnya tidak kalah banyaknya kerena banyak mayat korban pembunuhan ditemukan di perbagai tempat di ibukota dan kota lainnya.

Sama dengan kondisi mayat di Yogyakarta dan Semarang, mayat-mayat yang ditemukan di Jakarta juga dalam keadaan tewas dengan luka tembak di kepala, leher dan dada.  Selain itu mayat-mayat tersebut juga dihiasi tato di tubuhnya dan ciri khas lainnya, mayat yang diketemukan di Jakarta kebanyakan mengambang dalam karung yang hanyut di sungai dan dalam kondisi mayat terikat.

Ditinjau dari korban OPK yang merata di kota-kota besar tanah air, ini menunjukkan fakta bahwasanya OPK memang sengaja dilancarkan dengan skala nasional

+1
0
  

Sejarah Misteri Penembak Misterius (Petrus) – Bag 2

Sniper Petrus

Setelah keputusan untuk melaksanakan Operasi Clurit di Jakarta dan sekitarnya, selanjutnya operasi tersebut diikuti oleh Polri/ABRI di masing-masing provinsi lainnya. Babak baru perang terhadap preman pun dikumandangkan dan korban Operasi Clurit pun mulai berjatuhan.

Petrus di Yogyakarta

Di Yogyakarta selama sebulan OPK telah enam tokoh penjahat tewas terbunuh. Rata-rata mayatnya ditemukan dengan luka tembak mematikan di leher dan kepala. Dua diantara korban OPK yang berhasil diidentifikasi bernama Budi alias Tentrem (29) dan Samudi Blekok alias Black Sam (28). Budi yang terkenal dan ditakuti dengan geng Mawar Irengnya

0
0
  

Sejarah Misteri Penembak Misterius (Petrus) – Bag 1

Untitled-1

Artikel ini masih berkaitan dengan artikel Totosociety sebelumnya dengan judul ‘Petrus Solusi Terakhir Berantas Preman?‘. Kali ini saya akan menulis ulang kisah penembakan misterius beberapa tahun lalu. Operasi clurit yang masyarakat awam lebih akrab dengan sebutan Petrus.

Tahu 1980-an suasana Yogyakarta tiba-tiba berubah mencekam. Para preman yang saat itu dikenal sebagai gabungan anak liar (Gali) dan menguasai berbagai wilayah operasi tiba-tiba diburu tim OPK aka Operasi Pemberantasan Kejahatan yang kemudian dikenal dengan Petrus atau penembakan misterius. Ketika melakukan aksinya tak jarang suara letusan senjata para penembak misterius terdengar oleh masyarakat sehingga menimbulkan suana mencekam. Mayat dari aksi Petrus itu umumnya mengalami luka di kepala serta leher dan dibuang di lokasi yang mudah ditemukan penduduk. Dan saat mayat ditemukan akan langsung menjadi headline media massa yang terbit di Yogyakarta.

0
0