Meramal Nasib Ical di Arena Pilpres 2014

Ical versus Prabowo

Tipis…….

Iya, menurut ramalan rumput bergoyang, kans Ical untuk menjadi RI 1 di 2014 nanti sangat tipis. Meskipun Aburizal Bakrie berkoar bahwa sangat siap untuk menjadi presiden dengan dukungan besar dari Partai Golkar. Kesempatan untuk menang sangat tipis lho Om Ical. Ini tentunya bila skenario pilpres berjalan lancar dan bersih tanpa intrik gelap. Pun bila Ical menyatakan siap untuk memimpin Indonesia, saya malah tidak siap Ical menjadi Presiden Indonesia. Terlalu banyak hutang yang harus diselesaikan Ical untuk rakyat Indonesia. Dan mungkin bukan saya saja yang tidak siap Indonesia dipimpin seorang Aburizal Bakrie, banyak di luaran sana yang ikut mengamini saya. Bukan begitu?

Tidak perlu saya sebut satu-persatu hutang-hutang Aburizal Bakrie kepada negara ini. Kalau rakyat pintar pasti paham dengan daftar hitam dari seorang capres ini. Belum lagi ambisi besar yang terlihat dari seorang Ketum Golkar ini yang terlihat paling agresif menunjuk diri sendiri sebagai orang yang layak jadi Presiden Indonesia.

”Saya siap menjadi presiden tahun 2014. Dengan kekuatan dan dukungan yang besar dari partai, saya yakin bisa menjalankan amanat memajukan bangsa Indonesia,” kata Aburizal di Ciamis, Jawa Barat, Selasa (29/5/2012).

Bukan underestimate dan bukan pula melecehkan kemampuan Aburizal Bakrie sebagai seorang pengusaha dan politikus, untuk urusan itu mungkin Ical memang jagonya. Namun negara ini tidak membutuhkan seorang pengusaha yang punya citra negatif di mata rakyat. Negara ini tidak memerlukan politikus yang hanya pintar berwacana demi kepentingan pribadi dan golongannya. Yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah seorang negarawan sejati. Negarawan yag mempunyai visi dan misi untuk kemajuan bangsa dan negara. Yang meletakkan kemakmuran rakyat di atas pundak sendiri di atas segala-galanya. Jauh di atas kepentingan pribadi.

Partai Golkar yang semenjak runtuhnya Orde Baru seperti beringin yang kehilangan kerindangan dan kokoh pohonnya, seharusnya Golkar kalau ingin kembali berjaya di kancah politik negeri ini kudu berpikir dua kali untuk meletakkan Aburizal Bakrie sebagai kandidat terkuat untuk maju di arena Pilpres 2014 nanti. Ical tidak memiliki popularitas di mata calon pemilih nantinya.

”Kami yakin, dengan prestasi dan tingkat popularitasnya yang tinggi, Aburizal pantas menjadi presiden tahun 2014 mendatang,” kata seorang Kader Partai Golkar yang juga Ketua Komisi II DPR, Agun Gunandjar Sudarsa.

Hehehe..prestasi apa yang dihasilkan dari tangan seorang Ical? Tas bergambar wajahnya yang dihargai sekian juta untuk ongkos pemilu? Lumpur Lapindo? Bakrie life yang masih nunggak ke nasabahnya? Penggelapan pajak anak perusahaannya? Gayus?

Popularitas? popularitas apa? kalau popularitas negatif iya sih. Siapa yang tidak kenal dengan Ical? Kalau ada yang menyebut Ical, maka luberan lumpur bakal ikut membayang di pikiran. Lumpur Lapindo itu Ical, dan Ical itu Lumpur Lapindo. Betul?

Golkar sebagai partai besar seharusnya memikirkan hal tersebut dan menyiapkan kandidat lain. Kandidat kuat dan tentunya yang mempunyai masa besar, pengalaman di panggung politik yang panjang, citra yang masih relatif bersih, minim daftar hitam dan tentunya mempunyai visi dan misi untuk percepatan Indonesia menjadi nagara yang besar.

Kalau dari kadernya sendiri yang sudah cukup populer ada nama Jusuf Kalla. Memang JK kalau dilihat dari usia memang sudah lumayan tua, namun sejauh ini hanya JK yang sepertinya akan menjadi jagoan untuk Pilpres 2014 dari partai pohon beringin ini.

Atau mungkin Golkar ingin mengambil dari luaran lingkungan partainya?

Hayooo siapa yang sekiranya cocok untuk membawa Indonesia ke arah lebih baik? Masih muda, punya visi dan misi yang bagus untuk generasi mendatang. Bersih catatan kariernya. Punya banyak prestasi dan dikenal luas tidak hanya di dalam negeri namun juga di mancanegara. Siapa kira-kira?

Ada satu nama yang kiranya boleh sedikit dilirik….Anies Baswedan!

Ada yang kenal itu nama? tahu Gerakan Indonesia Mengajar? tahu Universitas Paramadina?

Anies Baswedan lah sebagai pencetus Gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan lah yang menjadi rektor termuda di Indonesia di mana saat usinya baru 38 sudah menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina. Anies Baswedan lah orangnya  yang mendapat anugerah sebagai 100 Tokoh Intelektual Muda Dunia versi Majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat.

Bolehlah Golkar atau partai lain yang ingin membuat perubahan untuk Indonesia melirik lelaki kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969 ini. Ini hanya satu contoh dari banyak contoh figur atau tokoh lainnya. Seorang figur yang masih relatif bersih, muda dan tentunya mempunyai prestasi untuk kemajuan bangsa dan negara. Terlalu prematurkah?

Kembali ke nasib Aburizal Bakrie di tahun 2014 nanti. Sepertinya akan menjadi sebuah pertaruhan besar buat Partai Golkar bila tetap ngotot menggusung Ical sebagai jagoan tunggal partai ini guna berlaga di arena Pilpres 2014 nanti. Namun semua berpulang kepada Golkar sebagai partai politik yang sudah sangat kenyang makan asam garam kancah perpolitikan di Indonesia.

Saya bukanlah kader atau simpatisan partai kuning atau partai lainnya. Penulis hanyalah warga negara yang punya keinginan sama seperti kawan semua, ingin menyaksikan perubahan Indonesia menjadi Marcusuar Dunia. 2014 lah perubahan itu akan kembali dimulai. Berubah semakin baik atau kebalikannya, nyungsep! Semua berpulang kepada kita semua.

Ada opini lain?

 

0
0
  

5 Responses to Meramal Nasib Ical di Arena Pilpres 2014

  1. kokiimut says:

    saya mencalonkan om togog buat pemilihan presiden 2014 nanti :P

  2. menarik infonya yaa…makasih udah share yaa…:).

  3. nice info…salam kenal slalu ya

  4. paijo_jr says:

    gw setuju boss sama opini elu, keknya terlalu “mekso” si ical tuh jadi capres, emg partai beringin nggak punya capres lain kah yang lebih bisa diterima oleh rakyat?
    eit gw juga bukan kader golkar lho cuman rakyat indonesia.

  5. Ical merupakan pertaruhan terbesar dari GOlkar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*



You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

What is 9 + 8 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human not alien) hohohoho :)