Bukan Kebetulan, Tapi Pesan dari Gusti Allah

Terakhir ke Batur

Di dunia ini tidak ada yang namanya kebetulan, saya yakin itu. Mungkin memang buat mata kita orang awam yang terjadi tiba-tiba di sekitar kita atau sesuatu yang jarang terjadi lalu kok tiba – tiba wujud, kita anggap sebuah kebetulan semata. Namun bila kita lebih perdalam lagi, ada Gusti Allah Si empunya hati manusia, Gusti Allah yang tidak sare alias tidak tidur, mungkinkah dengan Allah yang selalu lebih dekat dari urat syaraf kita, Allah yang meliputi segalanya ada yang namanya kebetulan? ataukah itu sebenarnya pertanda dari NYA?

Saya pribadi lebih memilih yang terakhir, itu tanda dari-NYA. Tiada yang kebetulan di dunia ini.

Semalam saya membaca buku Syekh Siti Jenar “Makna Kematian” versi Ahmad Chodjim, di sana diceritakan tentang seorang pemuda calon ahli surga yang membikin Abdullah ibn Amr penasaran. Lha saat mendengar sambil leyeh-leyeh khotbah jumat kemarin Khotib bercerita pada akhir khotbahnya tentang kisah pemuda calon ahli surga tersebut, tentu dengan versi dan alur yang sedikit berbeda, namun intinya tetap sama.  Ada apa ini? Pasti Gusti Allah tidak lagi bercanda dengan saya bukan?

Lanjut…… Sudah pada tahu kan cerita tentang pemuda tersebut? untuk sekedar me refresh lagi saya coba tulis ulang kisahnya, singkat saja.

Jadi begini, saat Nabi sedang berkumpul dengan para sahabat datang seorang pemuda dan Nabi berkata kepada para sahabat yang berada di majelis tersebut “datang seorang calon ahli surga”. Besok begitu pula Nabi berkata hal sama “itulah pemuda sederhana calon penghuni surga”. Mendengar hal ini berulang diucapkan Nabi membuat Abdullah ibn Amr penasaran dan mengikuti pemuda sederhana tersebut ke rumahnya dan meminta ijin untuk menginap barang beberapa hari saja dengan alasan ada masalah di rumahnya.

Singkat cerita Abdullah kecewa dia tidak menemukan amalan istimewa seperti yang Abdullah harapkan dari pemuda yang disebut Nabi sebagai calon penghuni surga. “tidak mungkin Nabi salah” pikirnya. Tiga malam sudah dilaluinya, amalan ibadahnya biasa saja tidak ada yang istimewa, hanya saja Abdullah setiap malam melihat pemuda tersebut dalam tidurnya saat membalikkan badan—riwayat lain menyebutkan bangun dari tidur—selalu menyebut Allah.

Heran Abdullah bertanya perihal sebab apa Nabi berkata demikian pada pemuda tersebut. Pemuda sederhana itu hanya tersenyum dengan kerendahan hati, dia juga tidak tahu jawabannya. Dia merasa ya itulah yang dia lakukan. Tidak ada amalan ibadah istimewa untuk menjadi ahli surga. Namum pemuda tersebut berkata kepada Abdullah, bahwa setiap saat, setiap aktivitasnya selalu ingat Gusti Allah, berharap ridho-Nya dan selalu meng-ikhlaskan hati…membersihkan diri dari rasa congkak, dengki, iri hati termasuk tiada niat buruk kepada sesama dan segala penyakit hati. Mendengar hal ini Abdullah malu dan mohon diri untuk pulang. Dia telah menemukan rahasia ahli surga.

Iya ternyata itu….. hati yang tidak pernah menyimpan niat buruk kepada sesama, tiada iri termasuk iri kepada keberuntungan atau kebahagiaan orang lain, hati yang selalu bersih kerena hanya mengharap ridho Ilahi itulah jawabannya. Dan inti dari kisah pemuda ahli surga itu yang Allah ingin tunjukkan kepada saya…mengerti saya.

Bismillah…mohon ridho-MU untuk segala usaha yang saya lakukan, mohon tuntunan-MU untuk selalu membersihkan hati dari segala buruk sangka dan rasa congkak yang kadang tanpa sadar saya tanam di hati seiring perjalanan mengisi hari.

4 Responses to Bukan Kebetulan, Tapi Pesan dari Gusti Allah

  1. Evi says:

    Ikut mengaminkan doanya Mas Toto. Amin

  2. Rianaadzkya says:

    Aamiiiin Allaahummaamin..
    Semoga selalu dalam keridhaan-NYA.. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*



You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

What is 15 + 8 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human not alien) hohohoho :)